Drainase Sedang dalam Pengerjaan, Jalan Alternatif Dimanfaatkan Pemuda Dulang Rupiah

WARTASULSEL.COM: BARRU- Pekerjaan drainase di jalan yang menghubungkan dua kabupaten antara barru dengan soppeng saat ini dalam proses pekerjaan Ralla Kel.Lompo Riaja kab.Barru dimanfaatkan pemuda cari rupiah.

Pekerjaan dilakukan mulai minggu 15/ 10/2017,kendaraan tidak bisa melewati jalan itu,pengendara harus cari jalan pintas namun akses jalan pengendara saat malam hari diduga pengendara tidak paham tanda tanda jalan yang terpasang (01:22).

Tidak adanya anggota polisi yang mengatur jalan waktu itu,mobil teronton muat kontainer sulit berbelok langsung hingga berdesakan, waduh dimanfaatkan pihak pemuda cari rupiah, sangat disayangkan hal itu. Ketidak hadiran dari anggota polsek tanete riaja yang mengawasi atau mengarahkan pengendara ke akses jalan menuju pekkae terutama mobil besar yakni muat kontainer (01:22) sangat sulit dari arah soppeng hingga dikawal oleh kawanan pemuda.

Awak media berbincang dengan salah satu pemuda yang melakukan pungutan "saya tidak ada yang suruh,tetapi saya mengantar dan menunjukkan jalan lalu saya dikasi uang"ungkapnya. Hal ini berarti, polsek tanete riaja hal memasang tanda - tanda jalur jalan pintas diduga tidak di pahami pengendara jalan. Seharusnya salah satu anggota polsek bertugas untuk memberikan arah jalan para pengguna jalan menunjukkan jalan pintas akses menuju jalur pekkae namun saat itu tidak ada yang muncul akhirnya dimanfaatkan pemuda untuk mencari rupiah.

Jikalau hal ini berlangsung tanpa ada tindakan yang berwenang dalam hal ini maka sangat disayangkan oleh pengguna jalan yang harus mengeluarkan rupiah,seperti halnya di jembatan sikapa yang sudah diterlanjurkan adanya pungutan yang tak dipungkiri sebelumnya.(hsm)